Jumat, 28 September 2018

Rekapitulasi Nilai Mahasiswa

TOTAL NILAI :
=SUM(E5:G5)
RATA RATA :
=AVERAGE(E5:G5)
KETERANGAN :
=IF(I5>60;"Lulus";"Gagal")
GRADE :
=IF(I5>80;"A";IF(I5>70;"B";IF(I5>60;"C";IF(I5>50;"D";"E"))))
BEASISWA :
=IF(K5="A";"LN";IF(K5="B";"DN";"Tidak Dapat Beasiswa"))
BONUS :
=IF(K5="A";"Sepeda";IF(K5="B";"Payung";IF(K5="C";"Topi";"Tidak Dapat Bonus"))
DISKON 1 :
=IF(AND(K5="A";M5="Sepeda");20%;IF(AND(K5="B";M5="Payung");10%;0))
DISKON 2:
=IF(OR(M5="Sepeda";M5="Payung");15%;IF(M5="Topi";10%;0))

Klinik Persalinan Selebriti


LAMA INAP :
=F5-E5
BIAYA INAP :
=VLOOKUP(C5;Biaya;2)
BIAYA LAYANAN :
=VLOOKUP(C5;Biaya;3)
BIAYA PERSALINAN :
=IF(D5="Bidan";750000;1000000)
TOTAL BAYAR :
=(G5*H5)+I5+J5

Universitas Keren Bingits


SHIFT 
=IF(LEFT(C4;1)="P";"Pagi";"Sore")
ANGKATAN 
=IF(MID(C4;2;2)="12";2012;IF(MID(C4;2;2)="13";2013;;IF(MID(C4;2;2)="14";2014;2015)))
PRODI : =IF(MID(C4;4;2)="MN";"Manajemen";IF(MID(C4;4;2)="AK";"Akuntansi";IF(MID(C4;4;2)="TI";"Teknik Informasi";IF(MID(C4;4;2)="TM";"Teknik Minyak";IF(MID(C4;4;2)="HK";"Hukum")))))
BIAYA SPP :
=IF(F4=2012;5000000;IF(F4=2013;6000000;IF(F4=2014;7000000;8000000)))
JUMLAH SKS :
=IF(MID(C4;6;2)="18";18;IF(MID(C4;6;2)="20";20;IF(MID(C4;6;2)="22";22;24)))
BIAYA PER SKS :
=IF(MID(C4;4;2)="MN";35000;IF(MID(C4;4;2)="AK";45000;IF(MID(C4;4;2)="TI";65000;IF(MID(C4;4;2)="TM";100000;IF(MID(C4;4;2)="HK";50000;IF(MID(C4;4;2)="TK";75000;55000)))))
TOTAL BAYAR :
=IF(E4="Sore";I4*J4+500000;I4*J4)
POTONGAN :
=IF(AND(F4=2012;MID(C4;4;2)="MN");30%*H4;IF(AND(F4=2012;MID(C4;4;2)="AK");20%*H4;IF(AND(F4=2012;MID(C4;4;2)="HK");10%*H4;0)))
JUMLAH DANA TOTAL BAYAR :
=SUM(K4:K13)
JUMLAH DANA POTONGAN :
=SUM(L4:L13)
JUMLAH MAHASISWA BAYAR :
=COUNT(K4:K13)
JUMLAH MAHASISWA MENDAPAT POTONGAN :
=COUNT(L4:L13)-COUNTIF(L4:L13;0)

Rabu, 29 Agustus 2018

langkah langkah membuat mail merge di Ms. Word 2007

1. Buka Ms. Word 2007
2. Buka Menu Mailings Kemudian Pilih '' Start Mail Merge ''
3. Klik Letters
4. Lalu Pilih Select Recepients
5. Klik Type New List

 Note : Jika Field Name yang digunakan sudah benar ya tidak usah di edit lagi , karena saya ingin menggunakan field name yang berbeda jadi saya akan mengganti field name tersebut.

6. Pada New Address List pilih Customize Columns
7. Lalu delete semua field name yang sudah tersedia
8. Klik Add untuk menambahkan field name yang diinginkan.
    Karena saya ingin membuat kop surat, jadi saya akan mengubah field namenya menjadi; Title, Nama, Alamat
9. Kemudian, pada tabel new address list tulis sesuai dengan nama dan alamat yang ingin dibuat, lalu klik ok
10. Pada kertas kerja yang masih kosong tersebut, pilih menu insert merge field, dan klik title, nama dan alamat yang sudah kita buat tadi
11. Kemudian pilih preview results
12. Selesai ..


SEMOGA MEMBANTU

Teknologi Informasi Privasi, Akurasi, Properti

Teknologi Informasi mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan manusia. Karena itu perlunya etika dalam menggunakan sebuah teknologi. Jadi, dalam kebanyakan situasi, seseorang atau organisasi yang dihadapkan pada keputusan, harus mempertimbangkan apakah melanggar hukum atau tidak.
Banyaknya aplikasi dan peningkatan penggunaan TI telah menimbulkan berbagai isu etika, salah satunya akan dibahas dalam posting kali ini, yaitu Isu Privasi.

Isu Privasi ( Privacy Issue )


Perkembangan teknologi informasi berkembang sangat cepat, hal ini memungkinkan baik secara teknis maupun ekonomi , untuk mengumpulkan, menyimpan dan memberi data dan informasi  dengan mudah. Tetapi, dengan berkembang pesatnya teknologi informasi dapat memiliki pengaruh yang kurang baik atau negatif terhadap privasi setiap individu. Berbagai isu sedang diperdebatkan dalam dunia bisnis maupun pemerintahan.
Terdapat beberapa contoh diantaranya:
  1. Menggunakan informasi customer untuk memasarkan layanan bisnis tambahan dari berbagai sumber.
  2. Bisa dengan cara mengumpulkan nomor telepon, nomor kartu kredit dan lain-lain untuk membuat profil customer.
  3. Mengkases percakapan pribadi seseorang dan berbagai informasi mengenai keuntungan individual yang didapat dari kunjungan mereka pada berbagai situs web internet.
  4. Selalu bisa mengetahu letak seseorang berada dengan adanya smartphone yang makin erat dihubungkan ke orang dari pada tempat.

Tantangan Keamanan dan Etika Teknologi Informasi


Persaingan dalam dunia bisnis dan usaha dalam saat ini sudah semakin maju dan ketat perkembangannya. Hal ini mendorong setiap pelaku usaha untuk meningkatkan kemampuannya ( baik hardskill maupun softskill) dalam mengembangkan sistem informasi yang ditunjang dengan kemajuan teknologi dan informasi. Karena persaingan dan perkembangan yang semakin ketat, informasi merupakan salah satu sumberdaya yang harus dikelola secara baik dan benar sehingga dapat menjadikan nilai tambah bagi suatu organisasi.
Kemudian, Perkembangan teknologi informasi dan komputer juga sebagai sarana informasi yang sudah memberikan banyak keuntungan. Salah satu manfaatnya ialah informasi dapat diperoleh dan pengambilan keputusan dengan sangat cepat yang dilakukan secara akurat, tepat dan berkualitas. Dibalik banyak keuntungan tersebut, juga terdapat banyak kerugian akibat perkembangan teknologi informasi dan komputer. Akibatnya akan menimbulkan dampak yang besar yang akan menimbulkan isu etika dalam hal kejahatan, privasi, individualitas, pemberian kerja kesehatan dan kondisi kerja. Dalam kondisi seperti ini, setiap pelaku informasi dihadapkan dalam kondisi yang dimana mereka harus betul 1menyadari bahwa teknologi informasi memiliki hasil yang sangat bermanfaat dan juga dapat merusak pelaku informasi dan masyarakat. Didalam mengembangkan sistem informasi yang mengelola sumberdaya diperlukan pengorganisasian yang teratur dan terintegrasi sehingga dapat tercapai tujuan suatu organisasi. Jadi, pelaku usaha dan bisnis harus melibatkan pengelolaan aktivitas kerja kita dan pekerjaan orang lain untuk meminimalkan pengaruh yang dapat merusak aplikasi bisnis teknologi informasi dan memaksimalkan pengaruh yang bermanfaat dari implementasi teknologi informasi.

Tanggung Jawab Etika Pelaku Bisnis


Setiap pelaku bisnis akan mendapatkan sebuah tanggung jawab untuk menyebarluaskan dalam penggunaan teknologi informasi. Dan setiap pelaku bisnis harus mempunyai etika yang baik dilingkungan kerja maupun lingkungan masyarakat luas. Baik pelaku bisnis itu dalam mempunyai jabatan penting maupun tidak, harus tetap menerima tanggung jawab etika yang baik yang ditimbulkan dalam lingkungan kerjanya. Sebagai pelaku bisnis , maka harus memiliki tanggung jawab dalam membuat suatu keputusan tentang segala suatu aktivitas bisnis dan penggunaan teknologi informasi.

Kejahatan Komputer (CyberCrime)


Merupakan perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan menggunakan komputer sebagai sarana atau alat sebagai objek, baik untuk memperoleh keuntungan atau tidak, dengan merugikan pihak lain. Terdapat beberapa literatur dan prakteknya dikelompokan dalam beberapa bentuk, diantaranya:
  1. Illegal Access ( Akses tanpa ijin )
    Seorang pelaku kejahatan komputer dengan sengaja mengakses secara tidak sah terhadap seluruh atau sebagian sistem komputer dengan maksud mendapatkan data atau merusak suatu sistem komputer.
  2. Illegal Content ( Konten tidak sah )
    Merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke dalam internet tentang hal yang tidak benar dan melanggar hukum.
  3. Data Forgery ( Pemalsuan Data )
    Kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen penting yang tersimpan sebagai dokumen melalui internet.
  4. Spionase Cyber ( Mata-mata )
    Kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer yang menjadi sasaran.
  5. Data Theft ( Mencuri Data )
    Kegiatan memperoleh data komputer secara tidak sah, baik untuk digunakan sendiri ataupun diberikan kepada orang lain.
  6. Misuse Of Device ( Menyalahgunakan Peralatan Komputer )
    Dengan sengaja tanpa hak, memproduksi, menjual dan berusaha memperoleh untuk kepentingan pribadi atau kelompok dengan cara melakukan akses yang tidak sah, mengganggu sistem komputer atau melakukan perbuatan melawan hukum.

Sistem Pertahanan


Terdapat beberapa sistem pertahanan yang sangat penting pada saat ini, diantarannya:
  1. Enkripsi data
    Merupakan cara yang paling penting untuk melindungi data dan sumber daya jaringan komputer lainnya, terutama di internet, intranet dan ekstranet. Pesan, password, file dan data lainnyadapat ditransmisikan dalam bentuk acak dan dibentuk kembali oleh sistem komputer untuk para user yang mempunyai hak.
  2. Firewall
    Merupakan security gate sistem yang melindungi intranet perusahaan dan jaringan lain perusahaan dari penerobosan , dengan menyediakan saringan dan poin transfer yang aman untuk akses dan dari internet  serta jaringan lainnya.
  3. Distributed denial of service
    Terdapat tiga lapisan sistem komputer jaringan, diantaranya situs web korban, penyedia layanan atau content internet, situs komputer bantuan yang dibuat oleh para penjahat dunia maya.
  4. Pertahanan dari virus
    Terdapat banyak perusahaan yang membangun sistem pertahanan untuk  melawan penyebaran virus dengan cara melakukan pembaharuan software antivirus sebagai tanggung jawab dari departemen sistem informasi mereka. Sedangkan, perusahaan antivirus juga meningkatkan pemasaran software suite keamanan yang mengintegreasikan perlindungan dari virus firewall, keamanan web, dan fitur pemblokiran.
  5. Pemonitoran email
    Internet dan sistem email online merupakan salah satu tempat untuk serangan para hacker untuk dapat menyebarkan virus komputer atau menerobos masuk kedalam suatu sistem jaringan komputer. E-mail juga merupakan wadah untuk berbagi usaha oleh para perusahaan untuk menentukan kebijakan atas pesan ilegal, personal, atau yang merusak oleh karyawan, serta atas tuntutan dari beberapa karyawan dan pihak lainnya, yang melihat kebijakan semacam itu sebagai pelanggaran atas hak privasi.
  6. Manajemen Risiko
    Manajemen risiko dirancang untuk menggambarkan pendekatan dimana tingkat keamanan sumber daya informasi perusahaan dibandingkan dengan risiko yang akan dihadapinya.

Kesimpulan Dan Saran


Teknologi diciptakan untuk membantu manusia dalam melakukan kegiatan dan pekerjaan mereka, salah satu isu dalam penggunaan teknologi adalah informasi yang telah tersebar didalam internet dapat saja diakses oleh siapapun dan dimanapun bahkan yang berkaitan dengan informasi pribadi. Maka dari itu perlu kita melakukan pengamanan terhadap informasi pribadi kita agar tidak digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan hal hal yang berhubungan dengan tindak kejahatan.

Sumber :  http://ivansa.github.io/tulisan/isu-privasi-teknologi-informasi/

Kamis, 23 Agustus 2018

Sayur Asin

Sayur Asin yang kita kenal juga sebagai asinan
adalah bentuk dari fermentasi sawi yang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan


Sawi ini sangat cocok untuk dibuat tumis sayur asin, bakut dan lain lain
Kami biasanya memasukkan sayuran ini di pasar daerah Tangerang dan Jakarta
Harganya sangat terjangkau hanya Rp. 1500/ ikat
Pemesanan lebih lanjut atau ingin berlangganan
Dapat menghubungi 081213994510 / 0895 3317 83207 (WA)

Keripik Singkong

Singkong, Ketela Pohon, Ubi Kayu atau apapun sebutan dari umbi umbian ini, yang kita ketahui bahwa jenis umbi ini sudah sangat familier bagi masyarakat Indonesia
Dari bahan baku singkong yang terbaik dipilih melalui Quality Control untuk mendapatkan hasil produk keripik singkong yang berkualitas dari rasa, nutrisi dan tampilannya,
Pengolahan keripik singkong dilakukan dengan mesin dan alat alat pendukung serta ditangani oleh para ahli dibidang keripik singkong.
Sehat dan higenis adalah komitmen dari produk kripik singkong kami. Keripik singkong sudah tersedia dalam kemasan plastik bening.
Mau memesan dan ingin menjadi langganan kami ?
Hubungi : 081219685672 an Vamela

Sabtu, 18 Agustus 2018

Teknologi Informasi


I.              Pengertian Sistem Informasi

Secara Umum, Sistem Informasi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen pengambilan keputusan/ kebijakan dan menjalankan operasional dari kombinasi orang-orang, teknologi informasi dan prosedur prosedur yang terorganisasi. 

Pengertian Sistem Informasi Menurut Para Ahli:
  • John F. Nash: Pengertian sistem informasi menurut John F. Nash adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atau transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat.
  • Robert A. Leitch: Pengertian sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
  • Henry Lucas: Pengertian sistem informasi menurut Henry Lucas adalah suatu kegiatan dari prosedur-prosedur yang diorganisasikan, apabila dieksekusi akan menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian di dalam.
  • Alter: Pengertian sistem informasi menurut Alter bahwa sistem informasi adalah sebagai  tipe khusus dari sistem kerja dimana manusia dan/mesin melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya untuk memproduksi produk tertentu dan/jasa bagi pelanggan
II.             Pentingnya Sistem Informasi
Pentingnya Sistem Informasi diberbagai aspek;
            1.  Perusahaan
1.    Mendorong perusahaan untuk sadar bahwa data informasi perusahaan dapat dikelola dengan lebih baik.
2.    Menghindari kesalahan fatal akibat kelalaian sumber daya manusia, meskipun dengan sebuah tetap harus menggunakan paling tidaknya tidak sebanyak kegiatan manual.
3.    Kemudahan manajemen perusahaan baik dari segi waktu, kemudahan dan keefektifan.
4.    Perusahaan akan lebih peka dengan adanya kekeliruan, dan kelengkapan informasi data pada perjalanan bisnis perusahaan. Sehingga dengan latar belakang tersebut segala upaya perbaikan dan evaluasi bisa cepat segera dilakukan.
5.    Mengendalikan kinerja bisnis supaya lebih cepat dengan pendayagunaan waktu yang efektif dan maksimal.
    
           2. Akuntansi Perusahaan
1.    Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga perusahaan dapat melakukan aktivitas utama pada value chainsecara efektif dan efisien
2.    Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
3.    Meningkatkan efisiensi
4.    Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
5.    Meningkatkan Sharing Knowledge
6.    Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

III.           Peranan Teknologi
Beberapa peranan teknologi informasi, menurut Abdul Kadir, antara lain:
1.    Teknologi informasi menggantikan peran manusia. Dalam hal ini, teknologi informasi melakukan otomasi terhadap suatu tugas atau proses.
2.    Teknologi memperkuat peran manusia, yakni dengan menyajikan informasi terhadap suatu tugas atau proses.
3.    Teknologi informasi berperan dalam restrukturisasi terhadap peran manusia. Dalam hal ini, teknologi berperan dalam melakukan perubahan-perubahan terhadap sekumpulan tugas atau proses.
Beberapa peranan sistem informasi, menurut Alter (1992), antara lain :
1.    Berpartisipasi dalam pelaksanaan tugas-tugas (otomasi).
2.    Mengaitkan perencanaan, pengerjaan, dan pengendali dalam sebuah subsistem
3.    Mengkoordinasikan subsistem-subsistem
4.    Mengintegrasikan subsistem-subsistem

 Dampak Teknologi Informasi
Dampak teknologi bagi individu, organisasi dan masyarakat (sosial) tidak dirasakan sebagai hal yang baru. Kini kita telah banyak mengetahui dan merasakan kelebihan dan kekurangan penggunaan teknologi informasi. Di bagian ini akan dilihat bagimana TI memberikan pengaruh. Dampak-dampak yang akan dijelaskan berikut ini lebih mengarah pada dampak dari software teknologi informasi.
 ● Dampak TI pada organisasi
Penggunaan teknologi informasi, termasuk Web, telah membawa banyak perubahan organisasional dalam berbagai area, antara lain:
1.            Struktur organisasi, otoritas, kekuatan
TI memungkinkan peningkatan produktivitas para manajer, perluasan pengendalian (banyak karyawan untuk tiap supervisor), dan pengurangan jumlah manajer serta tenaga ahli. Maka akan semakin sedikit tingkat manajerial yang akan ada dalam banyak perusahaan, dan akan makin sedikit pula staf manajer operasi. Hierarki organisasional yang lebih datar akan menghasilkan pengurangan dalam jumlah total karyawan, rekayasa ulang proses bisnis, peningkatan produktivitas karyawan, dan kemampuan karyawan di tingkat yang lebih rendah untuk melakukan pekerjaan di tingkat yang lebih tinggi melalui dukungan sistem informasi. Perkembangan terbaru dalam sistem terkomputerisasi mengubah struktur kekuatan dalam perusahaan.
2.            Tugas dalam pekerjaan
Sebuah tugas dalam pekerjaan akan berhubungan dengan tanggung jawab pekerjaan tersebut. Dalam hal ini TI mengubah tugas dalam pekerjaan dan kumpulan kemampuan. Tanggung jawab pekerjaan penting tidak hanya karena berkaitan dengan stuktur perusahaan, tetapi juga karena berkaitan dengan kepuasan karyawan, kompensasi, status, dan produktivitas. Berbagai perubahan dalam tanggung jawab pekerjaan terjadi ketika restrukturisasi proses bisnis dilakukan, dalam hal ini diperlukan kemampuan komputer dalam tingkat yang lebih tinggi untuk para pekerja dan perlunya pelatihan ulang.
3.            Jenjang karier karyawan
Peningkatan penggunaan TI dalam perusahaan secara signifikan dan dapat menimbulkan dampak tidak terduga atas jenjang karier. Telah banyak profesional berkeahlian tinggi yang telah mengembangkan kemampuan mereka melalui pengalaman selama bertahun-tahun, memiliki serangkaian posisi yang menghadapkan mereka pada situasi yang makin sulit dan rumit. Penggunaan e-learning dan tutorial inteligen dapat menjadi jalan pintas bagi pembelajaran ini karena memungkinkan pengangkapan dan pengelolaan penggunaan pengetahuan secara lebih efisien.
4.            Supervisi
Fakta bahwa pekerjaan seorang karyawan dilakukan secara online dan disimpan secara elektronik menimbulkan kemungkinan adanya supervisi elektronik yang lebih besar. Supervisi jarak jauh lebih banyak menekankan pada pekerjaan yang diselesaikan dan lebih sedikit berkaitan dengan hubungan personal serta politik kantor. Dalam hal ini internet memiliki potensi untuk meningkatkan supervisi jarak jauh.
5.            Pekerjaan manajer
Tugas yang paling penting bagi manajer adalah mengambil keputusan. TI dapat mengubah cara pengambilan keputusan dibuat, dan akibatnya juga mengubah pekerjaan para manajer. Bagi para manajer teknolog informasi memberi mereka waktu untuk keluar dari kantor dan masuk ke lapangan. Mereka juga dapat meluangkan lebih banyak waktu untuk aktivitas perencanaan. Pengumpulan informasi untuk pengambilan keputusan kini dapat dilakukan secara lebih cepat melalui mesin pencari dari internet. TI mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk melengkapi tahapan dalam proses pengambilan keputusan. TI juga dapat mengubah syarat kepemimpinan, contohnya komunikasi langsung yang biasanya dilakukan dapat digantikan oleh e-mail dan konferensi terkomputerisasi. Hal tersebut menyebabkan kualitas kepemimpinan yang berkaitan dengan kehadiran fisik akan berkurang. Kepemimpinan yang efektif dapat dianggap lebih berkaiatan dengan komunikasi berbasis komputer.
● Dampak Positif TI pada Organisasi (five force model)
Cara terbaik untuk menganalisis dampak teknologi informasi pada organisasi adalah dengan model kekuatan kompetitif. Organisasi menggunakan model Porter untuk menggembangkan strategi untuk menciptakan organisasi yang lebih kompetitif. Disini dapat kita lihat dampak positif yang ditimbulkan teknologi informasi pada organisasi.
1.            The rivalry among existing firms in the industry
·                     Menambah daya saing karena teknologi informasi meningkatkan efisiensi dan efektifitas organisasi
·                     Teknologi informasi dapat menjaga kemanan laporan dari suatu organisasi. Contoh : Menggurangi kemungkinan laporan suatu organisasi dapat dicuri
·                     Tekonologi informasi meningkatkan akurasi
·                     Dengan adanya TI, dapat meningkatkan employee satisfaction
2.            The bargaining power of buyers
·                     TI membantu untuk menjaga hubungan baik dengan buyer
·                     TI dapat memberikan layanan kepada pelangan 24 jam
3.            The bargaining power of Suppliers,
1.            TI membantu menjalin hubungan baik dengan supplier
2.            TI memudahkan organisasi untuk melakukan pencarian dan perbandingan supplier yang dapat menyediakan produk atau jasa yang lebih baik dan murah
3.            TI memudahkan proses pendistribusian informasi kepada supplier
4.            TI mempermudah organisasi untuk mencari supplier
5.            TI dapat digunakan untuk mengintegrasi supply chain dengan supplier
4.            The threat of entry of new competitor
1.            TI memungkinkan organisasi menurunkan biaya produksi sehingga dapat menjual barang dengan harga lebih murah dari pada pesaing baru
5.            The threat of substitute product or services
1.            TI memungkinkan diversifikasi produk
● Dampak Negatif TI pada Organisasi (five force model)
1. The rivalvy among existing firms in the industry
1.            Keberadaan TI yang bermanfaat meningkatkan daya saing masing-masing perusahaan dapat mengancam keberadaan suatu organisasi. Dalam kasus ini berlaku hokum alam, dimana yang kuat yang akan bertahan.
2.            The bargaining power of buyers
1.            TI memungkinkan organisasi kehilangan pelanggannya karena dengan adanya internet pelanggan dapat melakukan pencarian dan perbandingan produk atau jasa secara online dengan mudah dan cepat.
3.            The bargaining power of Suppliers
1.            TI memungkinkan organisasi kehilangan suppliernya karena dengan adanya internet supplier dapat melakukan pencarian dan perbandingan organisasi yang lebih mengguntungkan untuk melakukan kerjasama dengannya
4.            The threat of entry of new competitor
1.            TI memungkinkan organisasi kalah bersaing dengan pesaing baru, karena dengan TI pesaing baru dapat melakukan pemasaran secara online tanpa harus membangun toko untuk pemasaran.
5.            The threat of substitute product or services
1.            TI memungkinkan organisasi mengalami kerugian akibat adanya substitute product or service.
Contoh : Perusahaan rekaman yang mengalami kerugian akibat produknya yang berupa lagu tidak laku dipasaran karena TI memudahkan orang untuk mendownload langsung via internet.
 Peranan Sistem Infromasi untuk kebutuhan kompetitif
Keunggulan kompetitif adalah merujuk pada kemampuan sebuah organisasi untuk memformulasikan strategi yang menempatkannya pada suatu posisi yang menguntungkan berkaitan dengan perusahaan lainnya. Keunggulan kompetitif muncul bila pelanggan merasa bahwa mereka menerima nilai lebih dari transaksi yang dilakukan dengan sebuah organisasi pesaingnya (Setiawan, 2006). Kemudian di dalam Kamus Bahasa Indonesia, dinyatakan bahwa keunggulan kompetitif bersifat kompetisi dan bersifat persaingan.

Teknologi informasi memainkan peranan penting dalam perekayasaa  uang sebagian besar proses bisnis. Kecepatan, kemampuan pemrosesan informasi, dan konektivitas komputer secara mendasar meningkatkan efisiensi proses bisnis, seperti juga meningkatkan komunikasi dan kerja sama antar orang-orang yang bertanggung jawab atas operasi dan manajemennya. Contohnya, proses manajemen pesanan yang digambarkan dalam gambar
Sumber keunggulan kompetitif :
1.            Seseorang merasakan value jika jasa/ produk yang ia nikamti sepadan                        atau lebih besar dari biaya yang ia keluarkan.
2.            Keunikan, artinya adalah produk anda tidak mudah di contoh                                         atau dicopy oleh pesaing anda.

Kekuatan menentukan daya tarik :
1.            Pendatang baru
2.            Pembeli
3.            Pemasok
4.            Substitusi
5.            Pesaing

Dampak sistem informasi strategis bagi manajer dan organisasi. Dengan adanya aplikasi teknologi informasi perusahaan dapat meningkatkan kinerja operasional dan manajemen. Teknologi seperti otomatisasi kantor, otomatisasi pabrik, sistem pemrosesan transaksi dan sistem manajemen database berpengaruh pada kualitas organisasi.
Menggunakan tegnologi informasi sebagai keunggulan strategis, dengan cara perusahaan melakukan perekayasaan ulang proses, mengetahui peran dan tegnologi informasi, menjadi perusahaan yang lincah, membuat perusahaan virtual dan membangun perusahaan yan menghasilkan pengetahuan.
VI.          Defenisi  Strategi Kompetitif dan Sistem Informasi Strategi

Sistem Informasi Strategis adalah dukungan terhadap  sistem informasi komputer yang digunakan pada tingkat organisasi yang mengubah tujuan operasional, produk jasa dan hubungan lingkungan untuk membantu organisasi. Sedangkan menurut Martin (1994), Sistem Informasi Strategis adalah alat untuk mengimplementasikan strategi dengan menggunakan informasi, pengolahan informasi dan komunikasi informasi. Menurut Laudon(1997), Sistem Informasi Strategis adalah sistem komputer yang digunakan pada setiap tingkatan organisasi yang mengubah tujuan operasional, produk jasa dan hubungan lingkungan  untuk membantu organisasi memperoleh keunggulan kompetitif.

Rekapitulasi Nilai Mahasiswa

TOTAL NILAI : = SUM(E5:G5) RATA RATA : = AVERAGE(E5:G5) KETERANGAN : = IF(I5>60;"Lulus";"Gagal") GRADE : = I...