TOTAL NILAI :
=SUM(E5:G5)
RATA RATA :
=AVERAGE(E5:G5)
KETERANGAN :
=IF(I5>60;"Lulus";"Gagal")
GRADE :
=IF(I5>80;"A";IF(I5>70;"B";IF(I5>60;"C";IF(I5>50;"D";"E"))))
BEASISWA :
=IF(K5="A";"LN";IF(K5="B";"DN";"Tidak Dapat Beasiswa"))
BONUS :
=IF(K5="A";"Sepeda";IF(K5="B";"Payung";IF(K5="C";"Topi";"Tidak Dapat Bonus"))
DISKON 1 :
=IF(AND(K5="A";M5="Sepeda");20%;IF(AND(K5="B";M5="Payung");10%;0))
DISKON 2:
=IF(OR(M5="Sepeda";M5="Payung");15%;IF(M5="Topi";10%;0))
Jumat, 28 September 2018
Klinik Persalinan Selebriti
LAMA INAP :
=F5-E5
BIAYA INAP :
=VLOOKUP(C5;Biaya;2)
BIAYA LAYANAN :
=VLOOKUP(C5;Biaya;3)
BIAYA PERSALINAN :
=IF(D5="Bidan";750000;1000000)
TOTAL BAYAR :
=(G5*H5)+I5+J5
Universitas Keren Bingits
SHIFT :
=IF(LEFT(C4;1)="P";"Pagi";"Sore")
ANGKATAN :
=IF(MID(C4;2;2)="12";2012;IF(MID(C4;2;2)="13";2013;;IF(MID(C4;2;2)="14";2014;2015)))
PRODI : =IF(MID(C4;4;2)="MN";"Manajemen";IF(MID(C4;4;2)="AK";"Akuntansi";IF(MID(C4;4;2)="TI";"Teknik Informasi";IF(MID(C4;4;2)="TM";"Teknik Minyak";IF(MID(C4;4;2)="HK";"Hukum")))))
BIAYA SPP :
=IF(F4=2012;5000000;IF(F4=2013;6000000;IF(F4=2014;7000000;8000000)))
JUMLAH SKS :
=IF(MID(C4;6;2)="18";18;IF(MID(C4;6;2)="20";20;IF(MID(C4;6;2)="22";22;24)))
BIAYA PER SKS :
=IF(MID(C4;4;2)="MN";35000;IF(MID(C4;4;2)="AK";45000;IF(MID(C4;4;2)="TI";65000;IF(MID(C4;4;2)="TM";100000;IF(MID(C4;4;2)="HK";50000;IF(MID(C4;4;2)="TK";75000;55000)))))
TOTAL BAYAR :
=IF(E4="Sore";I4*J4+500000;I4*J4)
POTONGAN :
=IF(AND(F4=2012;MID(C4;4;2)="MN");30%*H4;IF(AND(F4=2012;MID(C4;4;2)="AK");20%*H4;IF(AND(F4=2012;MID(C4;4;2)="HK");10%*H4;0)))
JUMLAH DANA TOTAL BAYAR :
=SUM(K4:K13)
JUMLAH DANA POTONGAN :
=SUM(L4:L13)
JUMLAH MAHASISWA BAYAR :
=COUNT(K4:K13)
JUMLAH MAHASISWA MENDAPAT POTONGAN :
=COUNT(L4:L13)-COUNTIF(L4:L13;0)
Rabu, 29 Agustus 2018
langkah langkah membuat mail merge di Ms. Word 2007
1. Buka Ms. Word 2007
2. Buka Menu Mailings Kemudian Pilih '' Start Mail Merge ''
3. Klik Letters
4. Lalu Pilih Select Recepients
5. Klik Type New List
Note : Jika Field Name yang digunakan sudah benar ya tidak usah di edit lagi , karena saya ingin menggunakan field name yang berbeda jadi saya akan mengganti field name tersebut.
6. Pada New Address List pilih Customize Columns
7. Lalu delete semua field name yang sudah tersedia
8. Klik Add untuk menambahkan field name yang diinginkan.
Karena saya ingin membuat kop surat, jadi saya akan mengubah field namenya menjadi; Title, Nama, Alamat
9. Kemudian, pada tabel new address list tulis sesuai dengan nama dan alamat yang ingin dibuat, lalu klik ok
10. Pada kertas kerja yang masih kosong tersebut, pilih menu insert merge field, dan klik title, nama dan alamat yang sudah kita buat tadi
11. Kemudian pilih preview results
12. Selesai ..
SEMOGA MEMBANTU
2. Buka Menu Mailings Kemudian Pilih '' Start Mail Merge ''
3. Klik Letters
4. Lalu Pilih Select Recepients
5. Klik Type New List
Note : Jika Field Name yang digunakan sudah benar ya tidak usah di edit lagi , karena saya ingin menggunakan field name yang berbeda jadi saya akan mengganti field name tersebut.
6. Pada New Address List pilih Customize Columns
7. Lalu delete semua field name yang sudah tersedia
8. Klik Add untuk menambahkan field name yang diinginkan.
Karena saya ingin membuat kop surat, jadi saya akan mengubah field namenya menjadi; Title, Nama, Alamat
9. Kemudian, pada tabel new address list tulis sesuai dengan nama dan alamat yang ingin dibuat, lalu klik ok
10. Pada kertas kerja yang masih kosong tersebut, pilih menu insert merge field, dan klik title, nama dan alamat yang sudah kita buat tadi
11. Kemudian pilih preview results
12. Selesai ..
SEMOGA MEMBANTU
Teknologi Informasi Privasi, Akurasi, Properti
Teknologi Informasi mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan manusia. Karena itu perlunya etika dalam menggunakan sebuah teknologi. Jadi, dalam kebanyakan situasi, seseorang atau organisasi yang dihadapkan pada keputusan, harus mempertimbangkan apakah melanggar hukum atau tidak.
Banyaknya aplikasi dan peningkatan penggunaan TI telah menimbulkan berbagai isu etika, salah satunya akan dibahas dalam posting kali ini, yaitu Isu Privasi.
Isu Privasi ( Privacy Issue )
Perkembangan teknologi informasi berkembang sangat cepat, hal ini memungkinkan baik secara teknis maupun ekonomi , untuk mengumpulkan, menyimpan dan memberi data dan informasi dengan mudah. Tetapi, dengan berkembang pesatnya teknologi informasi dapat memiliki pengaruh yang kurang baik atau negatif terhadap privasi setiap individu. Berbagai isu sedang diperdebatkan dalam dunia bisnis maupun pemerintahan.
Terdapat beberapa contoh diantaranya:
- Menggunakan informasi customer untuk memasarkan layanan bisnis tambahan dari berbagai sumber.
- Bisa dengan cara mengumpulkan nomor telepon, nomor kartu kredit dan lain-lain untuk membuat profil customer.
- Mengkases percakapan pribadi seseorang dan berbagai informasi mengenai keuntungan individual yang didapat dari kunjungan mereka pada berbagai situs web internet.
- Selalu bisa mengetahu letak seseorang berada dengan adanya smartphone yang makin erat dihubungkan ke orang dari pada tempat.
Tantangan Keamanan dan Etika Teknologi Informasi
Persaingan dalam dunia bisnis dan usaha dalam saat ini sudah semakin maju dan ketat perkembangannya. Hal ini mendorong setiap pelaku usaha untuk meningkatkan kemampuannya ( baik hardskill maupun softskill) dalam mengembangkan sistem informasi yang ditunjang dengan kemajuan teknologi dan informasi. Karena persaingan dan perkembangan yang semakin ketat, informasi merupakan salah satu sumberdaya yang harus dikelola secara baik dan benar sehingga dapat menjadikan nilai tambah bagi suatu organisasi.
Kemudian, Perkembangan teknologi informasi dan komputer juga sebagai sarana informasi yang sudah memberikan banyak keuntungan. Salah satu manfaatnya ialah informasi dapat diperoleh dan pengambilan keputusan dengan sangat cepat yang dilakukan secara akurat, tepat dan berkualitas. Dibalik banyak keuntungan tersebut, juga terdapat banyak kerugian akibat perkembangan teknologi informasi dan komputer. Akibatnya akan menimbulkan dampak yang besar yang akan menimbulkan isu etika dalam hal kejahatan, privasi, individualitas, pemberian kerja kesehatan dan kondisi kerja. Dalam kondisi seperti ini, setiap pelaku informasi dihadapkan dalam kondisi yang dimana mereka harus betul 1menyadari bahwa teknologi informasi memiliki hasil yang sangat bermanfaat dan juga dapat merusak pelaku informasi dan masyarakat. Didalam mengembangkan sistem informasi yang mengelola sumberdaya diperlukan pengorganisasian yang teratur dan terintegrasi sehingga dapat tercapai tujuan suatu organisasi. Jadi, pelaku usaha dan bisnis harus melibatkan pengelolaan aktivitas kerja kita dan pekerjaan orang lain untuk meminimalkan pengaruh yang dapat merusak aplikasi bisnis teknologi informasi dan memaksimalkan pengaruh yang bermanfaat dari implementasi teknologi informasi.
Tanggung Jawab Etika Pelaku Bisnis
Setiap pelaku bisnis akan mendapatkan sebuah tanggung jawab untuk menyebarluaskan dalam penggunaan teknologi informasi. Dan setiap pelaku bisnis harus mempunyai etika yang baik dilingkungan kerja maupun lingkungan masyarakat luas. Baik pelaku bisnis itu dalam mempunyai jabatan penting maupun tidak, harus tetap menerima tanggung jawab etika yang baik yang ditimbulkan dalam lingkungan kerjanya. Sebagai pelaku bisnis , maka harus memiliki tanggung jawab dalam membuat suatu keputusan tentang segala suatu aktivitas bisnis dan penggunaan teknologi informasi.
Kejahatan Komputer (CyberCrime)
Merupakan perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan menggunakan komputer sebagai sarana atau alat sebagai objek, baik untuk memperoleh keuntungan atau tidak, dengan merugikan pihak lain. Terdapat beberapa literatur dan prakteknya dikelompokan dalam beberapa bentuk, diantaranya:
- Illegal Access ( Akses tanpa ijin )
Seorang pelaku kejahatan komputer dengan sengaja mengakses secara tidak sah terhadap seluruh atau sebagian sistem komputer dengan maksud mendapatkan data atau merusak suatu sistem komputer. - Illegal Content ( Konten tidak sah )
Merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke dalam internet tentang hal yang tidak benar dan melanggar hukum. - Data Forgery ( Pemalsuan Data )
Kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen penting yang tersimpan sebagai dokumen melalui internet. - Spionase Cyber ( Mata-mata )
Kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer yang menjadi sasaran. - Data Theft ( Mencuri Data )
Kegiatan memperoleh data komputer secara tidak sah, baik untuk digunakan sendiri ataupun diberikan kepada orang lain. - Misuse Of Device ( Menyalahgunakan Peralatan Komputer )
Dengan sengaja tanpa hak, memproduksi, menjual dan berusaha memperoleh untuk kepentingan pribadi atau kelompok dengan cara melakukan akses yang tidak sah, mengganggu sistem komputer atau melakukan perbuatan melawan hukum.
Sistem Pertahanan
Terdapat beberapa sistem pertahanan yang sangat penting pada saat ini, diantarannya:
- Enkripsi data
Merupakan cara yang paling penting untuk melindungi data dan sumber daya jaringan komputer lainnya, terutama di internet, intranet dan ekstranet. Pesan, password, file dan data lainnyadapat ditransmisikan dalam bentuk acak dan dibentuk kembali oleh sistem komputer untuk para user yang mempunyai hak. - Firewall
Merupakan security gate sistem yang melindungi intranet perusahaan dan jaringan lain perusahaan dari penerobosan , dengan menyediakan saringan dan poin transfer yang aman untuk akses dan dari internet serta jaringan lainnya. - Distributed denial of service
Terdapat tiga lapisan sistem komputer jaringan, diantaranya situs web korban, penyedia layanan atau content internet, situs komputer bantuan yang dibuat oleh para penjahat dunia maya. - Pertahanan dari virus
Terdapat banyak perusahaan yang membangun sistem pertahanan untuk melawan penyebaran virus dengan cara melakukan pembaharuan software antivirus sebagai tanggung jawab dari departemen sistem informasi mereka. Sedangkan, perusahaan antivirus juga meningkatkan pemasaran software suite keamanan yang mengintegreasikan perlindungan dari virus firewall, keamanan web, dan fitur pemblokiran. - Pemonitoran email
Internet dan sistem email online merupakan salah satu tempat untuk serangan para hacker untuk dapat menyebarkan virus komputer atau menerobos masuk kedalam suatu sistem jaringan komputer. E-mail juga merupakan wadah untuk berbagi usaha oleh para perusahaan untuk menentukan kebijakan atas pesan ilegal, personal, atau yang merusak oleh karyawan, serta atas tuntutan dari beberapa karyawan dan pihak lainnya, yang melihat kebijakan semacam itu sebagai pelanggaran atas hak privasi. - Manajemen Risiko
Manajemen risiko dirancang untuk menggambarkan pendekatan dimana tingkat keamanan sumber daya informasi perusahaan dibandingkan dengan risiko yang akan dihadapinya.
Kesimpulan Dan Saran
Teknologi diciptakan untuk membantu manusia dalam melakukan kegiatan dan pekerjaan mereka, salah satu isu dalam penggunaan teknologi adalah informasi yang telah tersebar didalam internet dapat saja diakses oleh siapapun dan dimanapun bahkan yang berkaitan dengan informasi pribadi. Maka dari itu perlu kita melakukan pengamanan terhadap informasi pribadi kita agar tidak digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan hal hal yang berhubungan dengan tindak kejahatan.
Sumber : http://ivansa.github.io/tulisan/isu-privasi-teknologi-informasi/
Kamis, 23 Agustus 2018
Sayur Asin
Sayur Asin yang kita kenal juga sebagai asinan
adalah bentuk dari fermentasi sawi yang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan
Sawi ini sangat cocok untuk dibuat tumis sayur asin, bakut dan lain lain
Kami biasanya memasukkan sayuran ini di pasar daerah Tangerang dan Jakarta
Harganya sangat terjangkau hanya Rp. 1500/ ikat
Pemesanan lebih lanjut atau ingin berlangganan
Dapat menghubungi 081213994510 / 0895 3317 83207 (WA)
adalah bentuk dari fermentasi sawi yang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan
Kami biasanya memasukkan sayuran ini di pasar daerah Tangerang dan Jakarta
Harganya sangat terjangkau hanya Rp. 1500/ ikat
Pemesanan lebih lanjut atau ingin berlangganan
Dapat menghubungi 081213994510 / 0895 3317 83207 (WA)
Keripik Singkong
Singkong, Ketela Pohon, Ubi Kayu atau apapun sebutan dari umbi umbian ini, yang kita ketahui bahwa jenis umbi ini sudah sangat familier bagi masyarakat Indonesia
Dari bahan baku singkong yang terbaik dipilih melalui Quality Control untuk mendapatkan hasil produk keripik singkong yang berkualitas dari rasa, nutrisi dan tampilannya,
Pengolahan keripik singkong dilakukan dengan mesin dan alat alat pendukung serta ditangani oleh para ahli dibidang keripik singkong.
Sehat dan higenis adalah komitmen dari produk kripik singkong kami. Keripik singkong sudah tersedia dalam kemasan plastik bening.
Mau memesan dan ingin menjadi langganan kami ?
Hubungi : 081219685672 an Vamela
Sabtu, 18 Agustus 2018
Teknologi Informasi
I.
Pengertian Sistem Informasi
Secara
Umum, Sistem Informasi
adalah suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen pengambilan
keputusan/ kebijakan dan menjalankan operasional dari kombinasi orang-orang,
teknologi informasi dan prosedur prosedur yang terorganisasi.
Pengertian Sistem
Informasi Menurut Para Ahli:
- John F. Nash: Pengertian
sistem informasi menurut John F. Nash adalah kombinasi dari manusia,
fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang
bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atau transaksi
tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan
menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat.
- Robert A. Leitch: Pengertian
sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan
kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat
manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan
pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
- Henry Lucas: Pengertian
sistem informasi menurut Henry Lucas adalah suatu kegiatan dari
prosedur-prosedur yang diorganisasikan, apabila dieksekusi akan
menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan
pengendalian di dalam.
- Alter: Pengertian
sistem informasi menurut Alter bahwa sistem informasi adalah sebagai
tipe khusus dari sistem kerja dimana manusia dan/mesin melakukan pekerjaan
dengan menggunakan sumber daya untuk memproduksi produk tertentu dan/jasa
bagi pelanggan
II.
Pentingnya
Sistem Informasi
Pentingnya Sistem
Informasi diberbagai aspek;
1. Perusahaan
1. Perusahaan
1.
Mendorong
perusahaan untuk sadar bahwa data informasi perusahaan dapat dikelola dengan
lebih baik.
2.
Menghindari
kesalahan fatal akibat kelalaian sumber daya manusia, meskipun dengan sebuah
tetap harus menggunakan paling tidaknya tidak sebanyak kegiatan manual.
3.
Kemudahan
manajemen perusahaan baik dari segi waktu, kemudahan dan keefektifan.
4.
Perusahaan
akan lebih peka dengan adanya kekeliruan, dan kelengkapan informasi data pada
perjalanan bisnis perusahaan. Sehingga dengan latar belakang tersebut segala
upaya perbaikan dan evaluasi bisa cepat segera dilakukan.
5.
Mengendalikan
kinerja bisnis supaya lebih cepat dengan pendayagunaan waktu yang efektif dan
maksimal.
2.
Akuntansi Perusahaan
1.
Menyediakan
informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga perusahaan dapat melakukan
aktivitas utama pada value chainsecara efektif dan efisien
2.
Meningkatkan
kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
3.
Meningkatkan
efisiensi
4.
Meningkatkan
kemampuan dalam pengambilan keputusan
5.
Meningkatkan
Sharing Knowledge
6.
Menambah
efisiensi kerja pada bagian keuangan
III.
Peranan
Teknologi
Beberapa peranan teknologi
informasi, menurut Abdul Kadir,
antara lain:
1. Teknologi informasi
menggantikan peran manusia. Dalam hal ini, teknologi informasi melakukan
otomasi terhadap suatu tugas atau proses.
2. Teknologi memperkuat peran
manusia, yakni dengan menyajikan informasi terhadap suatu tugas atau proses.
3. Teknologi informasi
berperan dalam restrukturisasi terhadap peran manusia. Dalam hal ini, teknologi
berperan dalam melakukan perubahan-perubahan terhadap sekumpulan tugas atau
proses.
Beberapa peranan sistem
informasi, menurut Alter (1992),
antara lain :
1. Berpartisipasi dalam
pelaksanaan tugas-tugas (otomasi).
2. Mengaitkan perencanaan,
pengerjaan, dan pengendali dalam sebuah subsistem
3. Mengkoordinasikan
subsistem-subsistem
4. Mengintegrasikan
subsistem-subsistem
Dampak Teknologi Informasi
Dampak teknologi bagi individu, organisasi
dan masyarakat (sosial) tidak dirasakan sebagai hal yang baru. Kini kita telah
banyak mengetahui dan merasakan kelebihan dan kekurangan penggunaan teknologi
informasi. Di bagian ini akan dilihat bagimana TI memberikan pengaruh.
Dampak-dampak yang akan dijelaskan berikut ini lebih mengarah pada dampak dari
software teknologi informasi.
●
Dampak TI pada organisasi
Penggunaan teknologi informasi, termasuk Web,
telah membawa banyak perubahan organisasional dalam berbagai area, antara lain:
1.
Struktur
organisasi, otoritas, kekuatan
TI memungkinkan peningkatan produktivitas
para manajer, perluasan pengendalian (banyak karyawan untuk tiap supervisor),
dan pengurangan jumlah manajer serta tenaga ahli. Maka akan semakin sedikit
tingkat manajerial yang akan ada dalam banyak perusahaan, dan akan makin
sedikit pula staf manajer operasi. Hierarki organisasional yang lebih datar
akan menghasilkan pengurangan dalam jumlah total karyawan, rekayasa ulang proses
bisnis, peningkatan produktivitas karyawan, dan kemampuan karyawan di tingkat
yang lebih rendah untuk melakukan pekerjaan di tingkat yang lebih tinggi
melalui dukungan sistem informasi. Perkembangan terbaru dalam sistem
terkomputerisasi mengubah struktur kekuatan dalam perusahaan.
2.
Tugas
dalam pekerjaan
Sebuah tugas dalam pekerjaan akan berhubungan
dengan tanggung jawab pekerjaan tersebut. Dalam hal ini TI mengubah tugas dalam
pekerjaan dan kumpulan kemampuan. Tanggung jawab pekerjaan penting tidak hanya
karena berkaitan dengan stuktur perusahaan, tetapi juga karena berkaitan dengan
kepuasan karyawan, kompensasi, status, dan produktivitas. Berbagai perubahan
dalam tanggung jawab pekerjaan terjadi ketika restrukturisasi proses bisnis
dilakukan, dalam hal ini diperlukan kemampuan komputer dalam tingkat yang lebih
tinggi untuk para pekerja dan perlunya pelatihan ulang.
3.
Jenjang
karier karyawan
Peningkatan penggunaan TI dalam perusahaan
secara signifikan dan dapat menimbulkan dampak tidak terduga atas jenjang
karier. Telah banyak profesional berkeahlian tinggi yang telah mengembangkan
kemampuan mereka melalui pengalaman selama bertahun-tahun, memiliki serangkaian
posisi yang menghadapkan mereka pada situasi yang makin sulit dan rumit.
Penggunaan e-learning dan tutorial inteligen dapat menjadi jalan pintas bagi
pembelajaran ini karena memungkinkan pengangkapan dan pengelolaan penggunaan
pengetahuan secara lebih efisien.
4.
Supervisi
Fakta bahwa pekerjaan seorang karyawan
dilakukan secara online dan disimpan secara elektronik menimbulkan kemungkinan
adanya supervisi elektronik yang lebih besar. Supervisi jarak jauh lebih banyak
menekankan pada pekerjaan yang diselesaikan dan lebih sedikit berkaitan dengan
hubungan personal serta politik kantor. Dalam hal ini internet memiliki potensi
untuk meningkatkan supervisi jarak jauh.
5.
Pekerjaan
manajer
Tugas yang paling penting bagi manajer adalah
mengambil keputusan. TI dapat mengubah cara pengambilan keputusan dibuat, dan
akibatnya juga mengubah pekerjaan para manajer. Bagi para manajer teknolog
informasi memberi mereka waktu untuk keluar dari kantor dan masuk ke lapangan.
Mereka juga dapat meluangkan lebih banyak waktu untuk aktivitas perencanaan.
Pengumpulan informasi untuk pengambilan keputusan kini dapat dilakukan secara
lebih cepat melalui mesin pencari dari internet. TI mengurangi waktu yang
dibutuhkan untuk melengkapi tahapan dalam proses pengambilan keputusan. TI juga
dapat mengubah syarat kepemimpinan, contohnya komunikasi langsung yang biasanya
dilakukan dapat digantikan oleh e-mail dan konferensi terkomputerisasi. Hal
tersebut menyebabkan kualitas kepemimpinan yang berkaitan dengan kehadiran
fisik akan berkurang. Kepemimpinan yang efektif dapat dianggap lebih berkaiatan
dengan komunikasi berbasis komputer.
● Dampak Positif TI pada
Organisasi (five force model)
Cara terbaik untuk menganalisis dampak
teknologi informasi pada organisasi adalah dengan model kekuatan kompetitif.
Organisasi menggunakan model Porter untuk menggembangkan strategi untuk
menciptakan organisasi yang lebih kompetitif. Disini dapat kita lihat dampak
positif yang ditimbulkan teknologi informasi pada organisasi.
1.
The rivalry among existing firms in the industry
·
Menambah
daya saing karena teknologi informasi meningkatkan efisiensi dan efektifitas
organisasi
·
Teknologi
informasi dapat menjaga kemanan laporan dari suatu organisasi. Contoh :
Menggurangi kemungkinan laporan suatu organisasi dapat dicuri
·
Tekonologi
informasi meningkatkan akurasi
·
Dengan
adanya TI, dapat meningkatkan employee satisfaction
2.
The bargaining power of buyers
·
TI
membantu untuk menjaga hubungan baik dengan buyer
·
TI
dapat memberikan layanan kepada pelangan 24 jam
3.
The bargaining power of Suppliers,
1.
TI
membantu menjalin hubungan baik dengan supplier
2.
TI
memudahkan organisasi untuk melakukan pencarian dan perbandingan supplier yang
dapat menyediakan produk atau jasa yang lebih baik dan murah
3.
TI
memudahkan proses pendistribusian informasi kepada supplier
4.
TI
mempermudah organisasi untuk mencari supplier
5.
TI
dapat digunakan untuk mengintegrasi supply chain dengan supplier
4.
The threat of entry of new competitor
1.
TI
memungkinkan organisasi menurunkan biaya produksi sehingga dapat menjual barang
dengan harga lebih murah dari pada pesaing baru
5.
The threat of substitute product or services
1.
TI
memungkinkan diversifikasi produk
● Dampak Negatif TI pada
Organisasi (five force model)
1. The rivalvy among
existing firms in the industry
1.
Keberadaan
TI yang bermanfaat meningkatkan daya saing masing-masing perusahaan dapat
mengancam keberadaan suatu organisasi. Dalam kasus ini berlaku hokum alam,
dimana yang kuat yang akan bertahan.
2.
The bargaining power of buyers
1.
TI
memungkinkan organisasi kehilangan pelanggannya karena dengan adanya internet
pelanggan dapat melakukan pencarian dan perbandingan produk atau jasa secara
online dengan mudah dan cepat.
3.
The bargaining power of Suppliers
1.
TI
memungkinkan organisasi kehilangan suppliernya karena dengan adanya internet
supplier dapat melakukan pencarian dan perbandingan organisasi yang lebih
mengguntungkan untuk melakukan kerjasama dengannya
4.
The threat of entry of new competitor
1.
TI
memungkinkan organisasi kalah bersaing dengan pesaing baru, karena dengan TI
pesaing baru dapat melakukan pemasaran secara online tanpa harus membangun toko
untuk pemasaran.
5.
The threat of substitute product or services
1.
TI
memungkinkan organisasi mengalami kerugian akibat adanya substitute product or
service.
Contoh : Perusahaan rekaman yang mengalami
kerugian akibat produknya yang berupa lagu tidak laku dipasaran karena TI
memudahkan orang untuk mendownload langsung via internet.
Peranan Sistem Infromasi
untuk kebutuhan kompetitif
Keunggulan
kompetitif adalah merujuk pada kemampuan sebuah organisasi untuk
memformulasikan strategi yang menempatkannya pada suatu posisi yang
menguntungkan berkaitan dengan perusahaan lainnya. Keunggulan kompetitif muncul
bila pelanggan merasa bahwa mereka menerima nilai lebih dari transaksi yang
dilakukan dengan sebuah organisasi pesaingnya (Setiawan, 2006). Kemudian di
dalam Kamus Bahasa Indonesia, dinyatakan bahwa keunggulan kompetitif bersifat
kompetisi dan bersifat persaingan.
Teknologi
informasi memainkan peranan penting dalam perekayasaa uang sebagian besar
proses bisnis. Kecepatan, kemampuan pemrosesan informasi, dan konektivitas
komputer secara mendasar meningkatkan efisiensi proses bisnis, seperti juga
meningkatkan komunikasi dan kerja sama antar orang-orang yang bertanggung jawab
atas operasi dan manajemennya. Contohnya, proses manajemen pesanan yang
digambarkan dalam gambar
Sumber keunggulan kompetitif :
1.
Seseorang merasakan value jika jasa/
produk yang ia nikamti sepadan atau lebih besar dari biaya yang ia
keluarkan.
2.
Keunikan, artinya adalah produk anda
tidak mudah di contoh atau dicopy oleh pesaing
anda.
Kekuatan menentukan daya tarik :
1.
Pendatang baru
2.
Pembeli
3.
Pemasok
4.
Substitusi
5.
Pesaing
Dampak sistem informasi strategis
bagi manajer dan organisasi. Dengan adanya aplikasi teknologi informasi
perusahaan dapat meningkatkan kinerja operasional dan manajemen. Teknologi
seperti otomatisasi kantor, otomatisasi pabrik, sistem pemrosesan transaksi dan
sistem manajemen database berpengaruh pada kualitas organisasi.
Menggunakan tegnologi informasi
sebagai keunggulan strategis, dengan cara perusahaan melakukan perekayasaan
ulang proses, mengetahui peran dan tegnologi informasi, menjadi perusahaan yang
lincah, membuat perusahaan virtual dan membangun perusahaan yan menghasilkan
pengetahuan.
VI.
Defenisi Strategi
Kompetitif dan Sistem Informasi Strategi
Sistem
Informasi Strategis adalah dukungan terhadap sistem informasi komputer
yang digunakan pada tingkat organisasi yang mengubah tujuan operasional, produk
jasa dan hubungan lingkungan untuk membantu organisasi. Sedangkan menurut Martin (1994), Sistem Informasi
Strategis adalah alat untuk mengimplementasikan strategi dengan menggunakan
informasi, pengolahan informasi dan komunikasi informasi. Menurut Laudon(1997), Sistem Informasi
Strategis adalah sistem komputer yang digunakan pada setiap tingkatan organisasi
yang mengubah tujuan operasional, produk jasa dan hubungan lingkungan
untuk membantu organisasi memperoleh keunggulan kompetitif.
Langganan:
Komentar (Atom)
Rekapitulasi Nilai Mahasiswa
TOTAL NILAI : = SUM(E5:G5) RATA RATA : = AVERAGE(E5:G5) KETERANGAN : = IF(I5>60;"Lulus";"Gagal") GRADE : = I...
-
LAMA INAP : = F5-E5 BIAYA INAP : =VLOOKUP(C5;Biaya;2) BIAYA LAYANAN : =VLOOKUP(C5;Biaya;3) BIAYA PERSALINAN : =IF(D5="Bidan...
-
Teknologi Informasi mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan manusia. Karena itu perlunya etika dalam menggunakan sebuah teknologi. Ja...



